X meminta data biometrik dan riwayat pekerjaan untuk apa?

Jakarta,MRN – Aplikasi X atau yang dahulu di kenal sebagai Twitter,mengumumkan bahwa kemungkinan mereka akan mengumpulkan informasi biometrik dan pekerjaan dari para usernya dan memperluas jangkauan informasi pribadi yang memungkinkan akan dapat diupload para user ke aplikasi X.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
X meminta data biometrik dan riwayat pekerjaan untuk apa?
Foto Elon musk seorang Billionaire dan pemilik aplikasi X (sumber Pinterest)

Pengungkapan ini merupakan pembaruan pada kebijakan privasi perusahaan, yang menambahkan dua bagian terkait praktik pengumpulan data baru.



“Berdasarkan persetujuan Anda, kami dapat mengumpulkan dan menggunakan informasi biometrik Anda untuk tujuan keselamatan, keamanan, dan identifikasi,” demikian bunyi beleid tersebut, dikutip dari CNN, Senin (4/9/2023).

Meskipun demikian pihak official dari X belum menjelaskan secara spesifik apa yang dimaksud dengan informasi biometrik yang di gunakan, yang biasanya digunakan untuk menggambarkan karakteristik fisik seseorang, seperti wajah,sidik,atau retina mata. X juga belum memberikan rincian mengenai bagaimana rencana untuk pengumpulan data tersebut.

Di kutip dari Bloomberg pihak X mengatakan bahwa biometrik tersebut ditujukan untuk pengguna X Premium dan akan memberi mereka opsi untuk mengirimkan tanda pengenal pemerintah dan gambar untuk menambahkan lapisan verifikasi.

“Ini juga akan membantu kami menghubungkan, bagi mereka yang memilih, sebuah akun dengan orang sungguhan dengan memproses tanda pengenal yang dikeluarkan pemerintah,”.Kata pihak x dalam pernyataan resmi.

Selain itu, di bawah bagian baru berlabel “lamaran pekerjaan,” X mengatakan bahwa pihaknya dapat mengumpulkan riwayat pekerjaan dan pendidikan pengguna.

Perusahaan X juga mengatakan bahwa mereka dapat mengumpulkan “preferensi pekerjaan, keterampilan dan kemampuan, aktivitas dan keterlibatan pencarian kerja, dan sebagainya” untuk menyarankan lowongan pekerjaan potensial kepada pengguna, untuk membagikan informasi tersebut dengan calon pemberi kerja pihak ketiga atau untuk lebih menargetkan pengguna. dengan iklan.




“Ini juga akan membantu kami menghubungkan, bagi mereka yang memilih, sebuah akun dengan orang sungguhan dengan memproses tanda pengenal yang dikeluarkan Pemerintah,” menurut perusahaan tersebut. “Ini juga akan membantu X melawan upaya peniruan identitas dan membuat platform lebih aman.”

Baca juga Elon Musk Mengancam Akan Menggugat Meta Terkait Aplikasi Threads Instagram, Twitter Pertimbangkan Tindakan Hukum

Elon Musk berupaya untuk mengubah platform X menjadi “aplikasi segalanya” yang dapat mencakup layanan keuangan dan fitur lainnya.

(Kenz)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *