VIRAL di Medsos, Seorang Anak Ratapi Kehilangan Orangtuanya yang Ditembak di Puncak Jaya

Papua, MRN – OTK Tembak Aparat di Puncak Jaya Papua, Beberapa hari ini beredar luas di media sosial WhatsAap group dimana seorang anak kecil yang polos berbicara bahwa dia kehilangan sosok seorang ayah saat bertugas di Puncak Jaya, Papua Pegunungan. Laporan Wartawan Barometer99.com

Beberapa hari ini beredar luas di media sosial WhatsAap group dimana seorang anak kecil yang polos berbicara bahwa dia kehilangan sosok seorang ayah saat bertugas di Puncak Jaya, Papua Pegunungan.

Baca juga :

Kepercayaan Publik Terhadap Polri dalam Penegakan Hukum Meningkat

Polda Gorontalo Lepas Jenazah Briptu Rully Dengan Upacara Persemayaman

 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, membenarkan video yang berdurasi sekitar 15 detik tersebut.

“Video yang berdurasi sekitar 15 detik tersebut menunjukkan dimana seorang anak berkata bahwa ayahnya ditembak oleh orang jahat di daerah Pegunungan Papua,” ujar Benny melalui keterangan tertulis, Senin (27/3/2023).

Kata Benny, anak tersebut dengan menggunakan pakaian berwarna biru gelap dengan nada sedih mengatakan juga bahwa bakal menjemput ayahnya di bandara.

“Sungguh menyiksa hati bagi siapa saja yang akan melihat dan mendengar video tersebut,” ujarnya.

Menurut Benny, anak kecil yang ada dalam video tersebut diketahui merupakan seorang anak dari anggota Polri yang gugur dalam pengamanan di salah satu Masjid yang ada di Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (25/3/2023) kemarin.

“Diumurnya yang masih belia, harus kehilangan sosok pembimbing yang mana dia masih memerlukan kasih sayang seorang ayah hingga ia besar nanti.”

“Tetapi takdir berkata lain, kini ia harus ikhlas atas kepergian ayahnya tersebut,” sambung Benny.

“Sekeji itukah kalian hingga merenggut nyawa manusia yang sangat diperlukan keluarga mereka dan harus kehilangan seorang yang mereka cintai.”

“Tidakkah prihatin melihat anak sekecil itu harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya akan beranjak dewasa tanpa bimbingan seorang ayah akibat perbuatan oknum tidak bertanggung jawab yang terus mengancam kenyamanan masyarakat di Tanah ini,” lanjut Benny.

Ia menambahkan, hal ini harusnya dapat menjadi pembelajaran dan mampu membuat sadar oknum yang hingga kini masih berada di bawah hasutan hingga menjadi pemberontak dalam persatuan NKRI.

Baca juga :

National Tadarus Road Map and Development of “Indonesian Muslim Leadership”

Media Mengawal Soleman sampai Pembayaran Proyek Subcont Tahun 2020

 

Sementara itu, dalam video berdurasi 15 detik tersebut, tampak anak kecil itu dengan polos berbicara sambil mata berkaca-kaca.

“Mama Wil, sa (saya) punya bapa di atas gunung dapat tembak dengan orang jahat. Makanya kita ada mau jemput bapa dibandara,” begitu bunyi ucapan anak kecil dalam video tersebut.

(Christin)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *