Kembali Viral Tidak Sampai Seminggu Sungai Citarum Kembali Dipenuhi Sampah Usai Dibersihkan

Jakarta,MRN – Sungai Yang Baru-baru ini jadi sorotan Karna Pandawara Group Tik Toker Viral dengan konten edukasinya Mengajak masyarakat Bandung Raya untuk bersama-sama membersihkan sampah yang berada di sungai Jembatan Babakan Sapan (BBS) di kawasan Sungai Citarum yang menghubungkan Batujajar dan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Ajakan tersebut disampaikan Pandawara Group melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram @pandawararoup, pada Kamis, 13 Juni 2024.

Pandawara Group menilai, jika sampah-sampah yang berada di badan sungai DAS Citarum tersebut dibiarkan, maka Kota Kembang akan memiliki julukan baru yakni ‘Bandung Lautan Sampah’.



Baca juga Viral! Video Detik-Detik Sebelum Seorang Wanita Tewas Usai Jatuh Dari Lantai 3 Karna Treadmill

“Bukan Bandung lautan api, tapi Bandung lautan sampah, jika kondisi ini terjadi selama berpuluh-puluh tahun ke depan,” ucap Pandawara Group. Oleh karena itu mereka mengajak masyarakat dari semua elemen untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di kawasan Sungai Citarum

Pandawara Group dan masyarakat sekitar awalnya sudah membersihkannya sehingga kondisinya jadi jauh lebjh baik dan lebih bersih tentunya. Namun baru tiga har dibersihkan, kondisi Sungai Citarum sudah kembali dipenuhi sampah.



Sungai Citarum
Kembali Viral Tidak Sampai Seminggu Sungai Citarum Kembali Dipenuhi Sampah Usai Dibersihkan

Informasi Tentang kembali Kotornya Sungai Citarum Usai di bersihkan di bagikan di banyak platform berita online Salah satunya akun Instagram @folkshitt yang membagikan moment 4 hari usai Sungai di bersikan lautan sampah kembali.



Baca juga Uang Palsu Rp22 Miliar Siap Edar Dicetak Di Kantor Akuntan Publik, Berhasil Di Amankan

Lalu Apa penyebabnya sampah kembali menumpuk?

Sejumlah warganet menjelaskan penyebab kenapa Sungai Citarum menjadi lautan sampah belakangan ini.

Akibat dari pencemaran ini hilangnya sebagian besar populasi ikan sungai yang diperkirakan mencapai 60%.

Bahkan warganet mengungkapkan pandawara group bukan pihak yang harus bertanggung jawab.




Warganet juga banyak yang menilai Pandawara group bukan pihak yang harus bertanggung jawab.

“Sebenarnya pandawara group bukan pihak yg mestinya bertanggung jawab bikin waste management system yg proper,” komentar seorang warganet.Sistem dan struktural dinilai menjadi penyebab utama permasalahan sampah Sungai Citarum.

(Redaksi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *