Sopir Truk Tragedi Halim Mau Beli Mobil Korban? Berapa Duit Yang Harus Disiapkan

Jakarta,MRN – Pemuda Berinisial MI (18) Tahun dari Kecelakaan di Gerbang Tol Halim Utama, Jakarta Timur, yang melibatkan truk yang di bawanya menjadi perbincangan hangat di media lantaran dirinya yang mau mengganti rugi semua mobil yang dirinya buat hancur.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

MI, yang diketahui merupakan sopir truk berusia 18 tahun dengan plat nomor Palembang, telah menimbulkan kerusakan signifikan pada sejumlah mobil korban laka GT Halim.

Namun, apa yang mengejutkan adalah pernyataan nyeleneh yang ditunjukkan oleh MI setelah kecelakaan tersebut.

Sebelumnya, ia mengaku sempat kehabisan uang untuk membayar makan siang, namun kemudian MI dengan angkuhnya menyatakan niatnya untuk membeli semua mobil yang telah ditabrak.



Baca juga Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Pemerintah Fokus Di Bidang Pelayanan Masyarakat

Halim

“Saya berani tanggung jawab, saya akan beli semua mobil itu,” tutur MI ke aparat.

Pada laka tersebut, setidaknya ada Hyundai Kona yang harganya kisaran 697 jutaan, lalu Isuzu Traga yang paling murah 190 jutaan. Ada lagi yakni Toyota Yaris generasi kedua dengan taksiran nilai 228 jutaan.

Masih belum habis, ada juga Suzuki APV Box 149 jutaan, Mitsubishi Xpander Cross 267 jutaan dan Honda Brio 160 jutaan.



Baca juga Suster Brutal Pelaku Penganiayaan Anak Selebgram Aghnia Punjabi, Di Tangkap

Jika ditotal, perkiraan biaya yang perlu disiapkan oleh MI untuk membeli semua mobil korban mencapai angka fantastis, yaitu sekitar 1,69 miliar rupiah, kurang lebih setara harga satu unit Toyota Alphard G series.Dan semua harga itu belum tentu dan hanya perkiraan atau terkadang semata.

Jadi itulah nominal minimal yang perlu dikeluarkan jika MI inggin mengganti rugi mobil korban. Apakah pelaku akan di bantu perusahaannya?, atau pelaku memiliki tabungan yang mencukupi?.

(Redaksi)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *