Serial diskusi anti korupsi

Jakarta,MRNKorupsi tanpa kita sadari sudah masuk sangat dalam dalam kehidupan kita di Indonesia dan seolah olah tidak mungkin kita bisa hidup di Indonesia tanpa melakukan/terlibat dalam kegiatan Korupsi. Di sisi lain Korupsi membuat kita sebagai bangsa sulit bersaing dengan bangsa lain karena :



1.Mental kompetisi kita secara fair sebagai bangsa hilang karena anak anak muda/kecil seolah melihat teladan dari orang tuanya/generasi tua bahsa segala sesuatu bisa diatur dengan uang. Ini bsia dilihatd ari prestasi olahraga, kesejahteraan, tingkat Pendidikan dll kita sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak nomer 4 di dunia tetapi dalam hal prestasi jauh dari urutan ini. Korupsi membuat hilangnya keadilan dan kompetisi yang sehat tetapi di sisi lain banyak anggota masyarakat menikmati dengan uangnya mereka bisa mendapat prioritas layanan mulai masuk sekolah sampai kesempatan ekrja dan naik pangkat.

2. Bahan produksi industri lokal susah bersaing karena biaya produksi yang lebih tinggi dari produk sejenis dari negara lain

3. Acaman perpecahan kita sebagai bangsa karena korupsi membuat banyak hal yang harusnya diselesaikan dengan masyarakat lokal seolah olah bisa diselesaikan dengan uang dan apparat dari pusat. Pengambilan lahan dan potensi ekonomi di daerah sangat marak dengan mengabaikan hak hak masyarakat lokal/asli.

4. Korupsi sudah memakan terlalu banyak korban dan menyebabkan kesenjangan antara si kaya dan si miskin, hilangnya budaya malu ini bsia dilihat di komplek perumahan PNS,TNI/POLRI atau karyawan lainnya yang antar warganya besaing bagusa bagusan rumah dan mobil padahal gaji mereka di kantor mirip mirip. Mereka yang bisa jadi lebih kaya karena penyalah gunaan jabatan bukannya malu malah mendapat apresiasi/penghormatan dari anggota masyarakat lainnya.

5. Budaya malu juga sudah hilang dari tengah masyarakay bahkan apparat dan Birokrat . Ini bisa terlihat dari tidak malunya para apparat negara yang tinggal dalam komplek perumahan beradu kemewahan rumah padahal mereka bekerja di instansi yang sama dengan gaji relative sama, anak anak mereka juga tidak malu ketika masuk sekolah negeri atau pekerjaan sebagai PNS atau seklah kedinasan dengan cara

membayar/menyogok walau ini terlihat mencolok karena mereka masuk biasanya tidak bersamaan dengan anak anak yang masuk wajar atau di sekolah menjadi anak paling tidak mampu mengikuti pelajaran atau tuntutan pekerjaan dan contoh contoh lain yang seolah korupsi bukan masalah di negara ini termasuk Vonis Vonis aneh di Pengadilan yang tidak sesuai fakta persidangan dan menciderai perasaan dan keadilan masyarakat.

SERIAL DISKUSI ANTI KORUPSI

MENGAPA AUI GP, GBN DAN ORGAN RELAWAN LAINNYA MEMBUAT SERIAL DISKUSI ANTI KORUPSI

1. Kami melihat kita sebagai bangsa sudah saatnya harus mulai serius menangani korupsi dan mencabutnya dari budaya dan kehidupan kita sehari hari demi kelangsungan dan kejayaan Indonesia kita tercinta.

2. Dari serial diskusi ini kami ingin membuat usulan sederhana yang bisa dieksekusi dengan mudah oleh Pak Ganjar Pranowo jika beliau terpilih menjadi Presiden untuk membuat negara kita menjadi lebih bebas Korupsi dan siap bersaing secara fair dengan negara negara lain di dunia

3. Kami ingin Image Pak Ganjar dan rekam jejak beliau dalam memberantas Korupsi selama beliau menjadi Gubernur bisa terus terlihat dan diingat Masyarakat sampai saat PEMILU 2024. Memberantas Korupsi tidak bisa dengan slogan semata tetapi kita butuh rekam jejak yang jelas.

Baca juga KPK Menemukan 12 Senjata Api Di Rumah Dinas Metan Syl

PENDIDIKAN DAN BUDAYA

Untuk mengangkat dan membuang Korupsi dari budaya dan kehidupan kita sebagai bangsa maka mau tidak mau kita harus mulai melakukan Pendidikan dari anak anak serta membangun budaya malu di tengah masyarakat dengan masivenya edukasi dan sosialisasi.

Pendidikan Anti Korupsi bisa dimulai dengan pola Pendidikan yang sederhana yaitu budaya antri dan malu jika memotong antrian mulai dari anak anak kita di sekolah.

Pendikan sportivitas juga harus ditanamkan semenjak dini. Jika mereka memang tidam lebih cepat, kuat dan pintar dibandingkan temannya maka sudah selayaknya mereka mendukung teman yang lebih mampu dan tidak mecari jalan pintas misalnya dengan membayar guru atau sekolah.

Besaran gaji untuk setiap PNS/ASN dan karyawan dibuka sehingga gaya hidup mereka bisa dilhat wajar atau tidak oleh tetangganya. Jika ada tetangga yang gaya hidupnya berbeda dengan tetangga yang satu kantor maka sudah seharusnya masyarakat mulai memberikan sangsi social kepada mereka.

KELEMBAGAAN

• Untuk pemberantasan Korupsi kita punya KPK, Polisi, Kejaksaan dan Kehakiman (MA, MK dan KY) serta Ombudsman.

• Suka atau tidak suka saat ini KPK adalah Lembaga paling kecil dengan jumlah karyawan hanya satu kantor dengan sekitar 2.000 orang dan tenaga penyidiknya hanya sekitar 100 orang. Sementara Polisi saat ini memiliki kantor sampai tingkat kecamatan dan apparat sampai tingkat desa dengan jumlah Polisi sekitar 500 ribuan, Kejaksaan dan kehakiman juga punya apparat sampai tingkat kabupaten

di seluruh Indonesia. Untuk membuat semua Lembaga bersinergi kami mengusulkan KPK kembali akan mengontrol peran Polisi, kejaksaan dan kehakiman dalam pemberantasan Korupsi dengan memasang system monitoring untuk semua laporan masyarakat dan proses penanganannya. Memebri rekomendasi kenaikan pangkat bahkan pemecatan buat Oknum Polisi, Kejaksaan dan Kehakiman yang terbukti korupsi atau bermain mata dengan koruptor.

•KPK akan melihat LHKPN semua penjabat dan penyelenggara negara serta menilai kewajarannya. Jika diketahui ada yang tidakm wajar maka KPK akan melakukan penyidikan dengan tenaga yang mereka miliki atau meminta bantuan Polisi setempat untuk melakukan penyidikan dan melakukan pengontrolan proses secara online dari hari ke hari untuk perkembangan penyidikannya.

• KPK akan memonitor keluar masuknya uang ke negara Bersama PPATK sehingga semua laporan mencurigakan bsia ditindak lanjuti

Tidak hanya menjadi laporan PPATK

• Dengan reposisi fungsi dan tugas KPK yang sebetulnya sesuai dengan cita cita awal didirikan maka walau KPK seolah kecil tetapi mereka punya SDM di kepolisian, kejaksaan dan kehakiman yang akan dengan senang hati bersinergi dengan mereka karena itu akan berpengaruh kepada kinerja dan prestasi/promosi jabatan mereka semua.

MEMBUKA PERAN MASYARAKAT DALAM MELAWAN KORUPSI

• Membuat super Aps untuk menampung dan memudahkan masyarakat melaporkan korupsi yang terjadi di depan mata mereka.

• Melakukan sosialisasi masal untuk masyarakat memakai super aps ini untuk membuat laporan

• Melindungisemua masyarakat yang melaporkan dari usaha kriminalisasi (Whistleblower harus dilindungi dan bahkan diberi penghargaan oleh negara)

• Membuat online system pelaporan ini dengan KPK, Kehakiman , Kejaksaan dan Kepolisian sehingga penanganan laporan ini menjadi transparan dan terbuka serta ada target datenya, Masyarakat yang membuat laporan juga mendapatkan update status perkembangan laporan dia.

• Dengan membuat perang melawan Koruptor ini melibatkan semua masyarakat maka diharapkan tidak ada lagi mafia penerimaan murid baru karena semua murid yang masuk tanpa test atau pindahs ekolah di semester pertama akan cepat dilaporkan, tidak ada penerimaan PNS atau promosi jabatan yang tidak wajar dan yang paling penting tidak ada proyek pemerintah yang bisa berjalan diluar kewajaran karena dikontrol banyak orang.

SYSTEM PENGADILAN DAN HUKUM

• System Pengadilan kita harus dibuat terbuka dan bisa diikuti semua elemen masyarakat seacra online baik live maupun rekaman.

• Keputusan hakim yang tidak sesuai fakta persidangan missal ada Mafia yang membeli tanah masyakarat dengan PT yang belum didirikan dan dengan kekuatan uangnya dia mempidanakan anggota masyarakat pemilik lahan tersebut serta diputus oleh hakim anggota masyarakat tersebut bersalah. Juga keputuisan keputsan aneh lainnya yang patur diduga ada permainan uang didalamnya, Harus bisa dikoreksi secara langsung oleh pengadilan yang lebih tinggi dan nama hakim yang membuat keputusan aneh ini harus dibuat terbuka sehingga ada sangsi masyarakat terhadap mereka.



• Organisasi Pengacara harus bisa menjadi satu dan hanya satu seperti juga organisasi Hakim, Polisi dan Jaksa sehingga fungsi control mudah serta pemecatan Pengacara yang bermain uang mudah serta tidak membuat mereka bisa dapat ijin praktek dari organisasi lainya.

DENGAN REKOMENDASI YANG SEDERHANA DI HARAPKAN WAJAH KORUPSI DI INDONESIA BISA SEGERA HILANG DAN BERGANTI DENGAN WAJAH MASYARAKAT YANG SIAP BERSAING SECARA SPORTIF DAN FAIR DENGAN MENJUNJUNG KESETARAAN TANPA DISKRIMINASI APAPUN.

(Redaksi)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *