Serangan Gedung Konser Moskow, Tewaskan 133 Orang

Mediarilisnusantara.com – Serangan Gedung Konser Moskow pada tanggal 22 Maret 2024, Amerika Seritak (AS) memiliki informasi intelejen yang mengkonfirmasi tindakan ISIS atas serangan penembakan disebuah konser dekat Moskow.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Menurut keterangan jaksa agung Rusia, serangan di awali adanya sekelompok pria yang masuk ke gedung konser Moskow dan melepaskan tembakan, Menembak sejumlah orang yang tidak diketahui jumlahnya.

Namun pihak ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas kejadian tersebut tetapi tidak memberikan bukti atas klaim tersebut, yang dibuat oleh kantor berita yang berafiliasi dengan ISIS.

Komite Investigasi Rusia mengatakan lebih dari 60 orang tewas setelah serangan di Balai Kota Crocus. Para pejabat mengatakan lebih dari 100 orang lainnya terluka.






Bukan hanya terjadi penembahan, teroris tersebut juga membakar Balai Kota Crocus. Petugas pemadam kebakaran telah mengevakuasi sekitar 100 orang dari ruang bawah tanah gedung dan upaya sedang dilakukan untuk menyelamatkan orang-orang dari atap, kata pejabat darurat Rusia.

“Mayat korban sedang diperiksa. Sebelumnya diketahui lebih dari 60 orang tewas akibat serangan teroris tersebut. Sayangnya, jumlah korban mungkin bertambah,” menurut Komite Investigasi, yang merupakan lembaga federal negara bagian.

Para pejabat Rusia mengatakan mereka sedang menyelidiki serangan itu sebagai tindakan teroris. Sebuah band rock populer dijadwalkan untuk memainkan pertunjukan yang tiketnya terjual habis di tempat tersebut, yang memiliki kapasitas maksimum lebih dari 9.000 orang.




Kementerian Dalam Negeri Rusia dan badan keamanan FSB terus melakukan penyelidikan, kata komite tersebut dalam sebuah pernyataan, dan senjata serta amunisi telah ditemukan. Amerika Serikat berbagi informasi tentang potensi serangan teroris di Moskow dengan pemerintah Rusia awal bulan ini, kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional.

Kedutaan Besar AS di Rusia memperingatkan warga AS untuk menghindari keramaian dan mengatakan pihaknya memantau laporan bahwa akan adanya penyerang pertemuan besar di Moskow.

Serangan Gedung Konser Moskow
Foto: Serangan Gedung Konser Moskow

“Awal bulan ini, Pemerintah AS mendapat informasi tentang rencana serangan teroris di Moskow – yang berpotensi menargetkan pertemuan besar, termasuk konser – yang mendorong Departemen Luar Negeri mengeluarkan peringatan publik kepada warga Amerika di Rusia,” kata juru bicara NSC Adrienne Watson.

“Pemerintah AS juga membagikan informasi ini kepada pihak berwenang Rusia sesuai dengan kebijakan ‘kewajiban untuk memperingatkan’ yang sudah lama ada,” kata Watson.

(Redaksi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *