Semakin Parah Rio Reifan Kini Konsumsi Ekstasi hingga Alprazolam

Jakarta,MRN – Artis Rio Reifan kembali terciduk dan harus berurusan dengan kepolisian dikarenakan dugaan penyalahgunaan narkotika. Berbeda dari sebelumnya, dalam kasus kali ini Rio diketahui dirinya mengonsumsi sabu hingga alprazolam.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

“(Narkoba dipakai Rio Reifan) sabu, methamphetamine, ekstasi, dan dia juga menggunakan alprazolam,” kata Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Indrawienny Panjiyoga kepada wartawan, Senin (29/4/2024).

Panjiyoga merinci pihaknya turut mengamankan beberapa barang bukti saat mengamankan Rio di rumahnya di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada Jumat (26/4) malam. Mulai tiga paket kecil sabu hingga 12 pil alprazolam.

Baca juga Viral!, Pelaku Curanmor Di Semarang Diarak Tanpa Busana



“Pada saat kami melakukan penangkapan ada barang bukti di tersangka. Tiga paket kecil sabu, setengah butir ekstasi, dan 12 butir alprazolam jenis psikotropika,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, ini bukan pertama kali Rio Reifan berurusan dengan polisi terkait penyalahgunaan narkotika. Rio Reifan pernah ditangkap 4 kali sebelumnya, yakni pada 2015, 2017, 2019, dan terakhir pada 2021.

Ngaku Khilaf Usai 5 Kali Terjerat Narkoba

Polisi sudah memeriksa artis Rio Reifan yang kembali ditangkap terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Kepada polisi, beliau mengaku khilaf mengonsumsi barang haram tersebut.

“Dia masih bilang ‘saya khilaf’ atau segala macam. Tapi masih kami dalami alasan sebenarnya motifnya apa yang bersangkutan menggunakan narkoba,” kata Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Indrawienny Panjiyoga kepada wartawan, Minggu (28/4).

Baca juga Jadwal Pertandingan Semifinal Piala Asia U-23



Panjiyoga mengatakan sendiri baru bebas Februari 2024 setelah dihukum terkait dugaan penyalahgunaan narkotika sebelumnya. Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami barang bukti yang digunakan Rio Reifan.

“Masih kami dalami karena yang bersangkutan baru keluar dari lapas. Keluar bulan Februari. Pada saat itu pernah ditangkap dan pernah dijerat hukuman 3 tahun,” kata dia.

Baca berita lengkapnya di sini

(Redaksi)


Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *