Pengendara Motor yang Terlindas Truk Gegara Polisi, Keluarga Korban kini Minta Maaf

Jakarta,MRN – Viral di media sosial memperlihatkan pengendara motor yang terjatuh dan hingga terlindas truk di Purwakarta diduga karna terkejut saat akan diberhentikan polisi di Purwakarta, Jawa Barat. Video yang viral itu membuat pihak keluarga korban meminta maaf. Permintaan maaf itu diunggah di akun media sosial Polres Purwakarta.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dari rekaman CCTV yang tersebar di media sosial milik Pemda Purwakarta yang terpasang di lokasi, terlihat detik-detik seorang pengendara motor berusaha menghindari anggota Satlantas Polsek Kota Purwakarta, Jawa Barat, yang sedang bertugas dan hendak menindak pengendara tersebut.

Karena takut ditilang, pengendara berupaya menghindari petugas polisi. Namun, pengendara tersebut jatuh ke arah jalan berlawanan karena berupaya dihentikan oleh polisi. Nahasnya, korban terlindas truk yang melintas dari arah berlawanan.

Diketahui kejadian tersebut terjadi pada 11 Mei 2024 di Jalan Raya Nasional Bandung-Jakarta, tepatnya di perempatan Combro. Namun, peristiwa itu baru viral beberapa hari terakhir.


Indentitas korban

Pengendara Motor yang Terlindas Truk Gegara Polisi, Keluarga Korban kini Minta Maaf
Kondisi Muhammad Abdul Rofi (21), pengendara motor yang viral karena jatuh hingga terlindas truk akibat ulah polisi. (Beritasatu.com/Elan Suherlan)

Muhammad Faris Abdul Rofi insiden tersebut, korban sempat koma dan harus menjalani operasi serta perawatan medis karena mengalami luka dalam serius serta patah tulang rusuk dan panggul.

Menurut orang tua korban, ia harus menjalani operasi karena usus dan kemihnya sobek serta paru-parunya mengalami pendarahan.

Setelah terlindas truk saat hendak diberhentikan polisi untuk ditilang di Arteri Jakarta-Bandung, tepatnya di Perempatan Combro, Purwakarta, Jawa Barat, korban juga harus menjalani perawatan selama 11 hari di RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Kronologinya pertama, knalpotnya racing, jadi polisi itu refleks menahan dan anak saya juga kaget lalu jatuh dan hilang kendali. Ia jatuh ke kanan dan langsung menyenggol ban truk,” ucap orang tua korban, Iwan Hermawan kepada Beritasatu.com, Sabtu (25/5/2024).

Ia menyebut tidak ada razia dan anaknya hanya refleks melihat polisi karena menggunakan knalpot racing.




Baca juga Driver Ojol Dikeroyok Jukir Ratusan Rekannya Membalas, 3 Tersangka Di Amankan

“Ya mungkin karena takut ditilang aja karena knalpotnya racing. Luka dalam di beberapa bagian, seperti paru-parunya ada gumpalan darah, ususnya sobek sama kantung kemihnya sobek. Dia juga langsung dioperasi dan dipasang beberapa selang, serta tulang iga sama tukang panggul mengalami patah. Katanya sih keserempet dan tidak terlindas semuanya dan polisi sama warga langsung membawa ke rumah sakit,” tambah Iwan.

Orang tua Muhammad Faris Abdul Rofi meminta maaf karena video anaknya bernarasi pengendara motor terlindas truk gara-gara dihentikan polisi di tengah jalan itu viral dan menyudutkan pihak kepolisian.

“Sehubungan dengan viralnya video di media sosial terutama di akun Info Purwakarta tentang pemberitaan kecelakaan lalu lintas yang menyudutkan pihak Polres Purwakarta adalah tidak benar,” ujar ayah korban dikutip dari Instagram @humas.polrespurwakarta, Sabtu (25/5/2024).

Anak saya merasa ketakutan karena di depan ada petugas dan berusaha menambah kecepatan. Kemudian, tidak sengaja menyenggol tangan petugas, kemudian terjatuh,” bebernya.

Ayah Faris juga mengklarifikasi bahwa sang anak tidak terlindas truk, melainkan hanya terserempet. “Kami selaku orang tua Muhammad Faris mohon maaf pada jajaran Polres Purwakarta atas viralnya video tersebut,” ujarnya.



Baca juga Driver Ojol Tewas Terlindas Truk Box Di Fly Over Tambora Jakarta Barat

“Kami tidak memiliki niat untuk menyebarluaskan ataupun membuat viral video tersebut dan menyebarkan tanpa seizin dari pihak keluarga kami,” tambahnya

Ayah Faris juga mengaku bahwa viralnya video tersebut di luar tanggung jawabnya selaku keluarga korban. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Polres Purwakarta.

“Terima kasih kepada Polres Purwakarta atas penanganan dengan cepat dari kecelakaan lalu lintas anak kami juga dari pihak yang ikut membantu korban pada waktu itu,” ucap dia.




(Redaksi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *