Penetapan Status Tersangka Tidak Sesuai Prosedur Hukum, Pegi Setiawan Dinyatakan Bebas

Jakarta,MRN – Penetapan status tersangka Pegi Setiawan, yang sebelumnya disebut terlibat pembunuhan Vina dan Rizky di Cirebon, Jawa Barat, dibatalkan. Putusan sidang praperadilan pada Senin (8/4/2024) menyatakan Pegi bebas karena penetapan tersangka pria berusia 27 tahun ini tidak sesuai prosedur hukum.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Hal tersebut disampaikan Eman Sulaeman dalam amar putusan praperadilan yang dilayangkan pemohon dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina di Cirebon pada 2016 silam.

“Penetapan tersangka atas pemohon haruslah dinyatakan tidak sah dan dinyatakan batal demi hukum,” ucap Eman saat membacakan amar putusan di PN Bandung, Senin (8/7/2024).



Baca juga Bagnaia Raih Kemenangan Dari Kesalahan Martin Di Grand Prix Jepang

Di kutip dari beritasatu.com Kuasa hukum Pegi Setiawan Toni RM menyebut penetapan tersangka terhadap kliennya oleh penyidik dari awal tidak sah karena tidak pernah dilakukan pemeriksaan terhadap Pegi oleh Polda Jabar. PN Jabar telah mengabulkan praperadilan yang diajukan Pegi Setiawan dan menetapkan status tersangka Pegi dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky Pegi tidak sah.

“Pada intinya, ada dua hal penting dalam penetapan tersangka ini. Pertama, penyidik berdalih dalam jawabannya bahwa penetapan tersangka Pegi Setiawan tidak perlu pemeriksaan karena Pegi Setiawan adalah DPO yang ditetapkan pada 15 September 2016,” ujar Toni RM seusai sidang, Senin (8/7/2024).

“Saya sudah sampaikan bahwa jika dalilnya karena status DPO, maka harus dikaji dulu apakah status DPO tersebut sah atau tidak secara hukum,” tambahnya.

Penetapan Status Tersangka Tidak Sesuai Prosedur Hukum, Pegi Setiawan Dinyatakan Bebas
Kuasa hukum Pegi Setiawan Toni RM. (Beritasatu.com/Aep)



Baca juga Ukir Sejarah, Puteri Indonesia Harashta Juara Miss Supranational

Toni menambahkan bahwa dalam jawaban dan pembuktian oleh penyidik, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Pegi Setiawan pernah diperiksa sebagai saksi.

“Akhirnya, karena status DPO-nya tidak sah, berarti Pegi Setiawan bukanlah DPO. Seharusnya dilakukan penyelidikan dulu, bagaimana ini penyidik?” tegasnya.

Kuasa hukum lainnya, Marwan Iswandi, sejak awal meyakini bahwa kliennya akan bebas.

“Mereka (Polda Jabar) menetapkan tersangka dahulu terhadap klien kami baru kemudian mencari alat bukti. Itu semua sudah jelas,” tutur Marwan.




Baca juga Anggota DPRD Lampung Tengah Tembak Warga hingga Tewas

Dalam sidang praperadilan, kuasa hukum Pegi meyakini bahwa kliennya adalah korban salah tangkap. Polda Jabar disebut tidak memiliki bukti yang kuat dalam penetapan tersangka Pegi.

Kuasa hukum juga menemukan kejanggalan, salah satunya karena ciri fisik Pegi Setiawan berbeda dengan ciri Pegi alias Perong yang merupakan DPO Polda Jabar dalam kasus Vina dan Eky.

(Redaksi)


Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *