Papua Barat Sudah Mendeklarasikan Diri Sebagai Provinsi Berkelanjutan

Jakarta mediarilisnusantara.com – Dengan mendeklarasikan diri serta komitmen yang kuat untuk menjaga dan melestarikan sumber daya alam yang ada. Papua Barat juga harus melaksanakan pembangunan secara bijaksana. Keberlanjutan harus tetap menjadi prioritas utama, dan saat ini kita ingin menunjukkan kemajuan yang telah dicapai dalam pembangunan berkelanjutan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Penting bagi kita untuk menjaga hutan dan laut kita, terutama dalam rangka mencapai Road to Ocean 2.0, karena kita menyadari betapa besar fungsinya. Tidak hanya berhubungan dengan keanekaragaman hayati, tetapi juga sebagai sumber pangan untuk masa depan kita.




Baca Juga: Akhiri Kutukan 20 Tahun Timnas Indonesia Bantai Vietnam di Stadion My Dinh

Namun, hal ini juga berkaitan dengan upaya mengurangi emisi gas rumah kaca melalui karbon biru, bio karbon, dan mangrove. Selain itu, kita juga ingin mengembangkan ekonomi yang berkelanjutan, terutama dalam sektor pariwisata.

Dalam konteks G20, Papua Barat mendapatkan perhatian khusus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kita menyadari bahwa ada banyak daerah terpencil dan terluar yang membutuhkan perhatian, terutama dalam hal energi berkelanjutan dan pangan alternatif untuk masa depan.

Selain itu, kita juga perlu melihat dukungan dari negara-negara lain dalam pengembangan pariwisata alam dan infrastruktur yang ramah lingkungan. Semua harapan ini sesuai dengan arahan dari Pak Gubernur yang ingin kita sampaikan.



Baca Juga: Anita Anggota DPR Marah Saat Rapat dengan Nadiem, Minta KPK Periksa Anggaran

Media juga dapat melihat kemajuan yang telah dicapai di Papua Barat, terutama di Raja Ampat, yang merupakan kebanggaan lokal, provinsi, dan negara kita.

Memang daya dukung dan daya tampung pariwisata itu juga menjadi perhatian kita yang sangat serius. Makanya ada bagian yang akan menjadi pariwisata yang bertumbuh pada mess tourism tapi ada yang memang khusus.

Seperti pariwisata misalnya Mount Karei ataupun terkait dengan ekosistem terumbu karang maupun pengamatan burung dan lain-lain. Itu termasuk wisata yang khusus sehingga tidak banyak orang pergi tetapi kita bisa menjual itu juga dengan harga yang tinggi sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.



Baca Juga: Korban Fortuner Terjun Ke Jurang Di Bromo Usai Temui Besan

Papua Barat

Juga pengaruh terhadap lingkungan itu juga tidak efek yang negatif artinya merusak atau mengurangi daya dukung dari lingkungan tersebut.

Terkait dengan bagaimana kebijakan yang dilakukan oleh Pemprov bersama dengan semua pihak. Artinya bahwa kata kunci disini adalah kolaborasi bagaimana menggabungkan kerjasama yang baik antara masyarakat di tingkat rapat mengajak mereka berkontribusi untuk melindungi terumbu karang mereka, laut mereka.



Baca Juga: Presenter Hilbram Dunar Meninggal Dunia – MRN

Pada saat yang sama juga itu adalah merupakan hasil kinerja dari teman-teman akademisi dan para peneliti juga didukung oleg mitra pembangunan. Misalnya teman-teman dari konservasi di Indonesia itu juga membutuhkan kebijakan dari Pusat.

Teman-teman di KKP dan lembaga lain sehingga kolaborasi ini yang kemudian menghasilkan bagaimana manajemen di kawasan konservasi di Laut di Raja Ampat itu adalah yang terbaik didunia.

Jadi kita tidak bisa bicara kami yang paling hebat tidak tapi ini adalah bagian dari kolaborasi. Terkait dengan energi baru terbarukan ini juga menjadi bagian yang sangat penting. Kita tidak akan bisa lebih maju menggunakan teknologi digitalisasi kalau energinya tidak ada.




Baca Juga: Nikahi Orang Arab Virzha Ijab Kabul Gunakan Bahasa Arab

Tentunya memang sudah menjadi ketetapan di Pemprov bahwa kita juga mengarah untuk mengembangkan energi yang ramah lingkungan dan baru terbarukan. Terutama daerah-daerah terpencil itu sekarang ini kita fokus untuk mikro hidro, kemudian pulau-pulau kecil itu dengan daerah pegunungan PLTS tenaga surya.

Memang beberapa waktu misalnya sudah ada percontohan yang dibuat di Papua Barat dan memang untuk ini kebijakan energi ini sangat tergantung juga dengan kebijakan energi secara nasional.

Secara menyangkut kebijakan untuk implementasinya didaerah. Pemerintah daerah sudah siap Cuma bagaimana kita menunggu untuk memilih lebih lanjut karena sedang membahas juga ada rencana untuk percepatan pembangunan Papua dan Papua Barat. Disitu sudah masuk bagian dari Papua Terang jadi begitu.




(Redaksi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *