MK Tolak Gugatan Permohonan Sengketa Pilpres 01 dan 03

Jakarta,MRN – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa hasil Pemilihan Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2024. MK menolak permohonan yang diajukan Anies – cak imin dan ganjar – mahfud setelah membacakan pertimbangan terhadap dalil-dalil permohonan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

“Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” ujar Ketua MK Suhartoyo dalam persidangan di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2024).

Baca juga 5 Anggota Polisi Narkoba Terciduk Pesta Sabu Di Depok

MK Tolak Gugatan Permohonan Sengketa Pilpres 01 dan 03


Penolakan sengketa Pilpres Ganjar Pranowo-Mahfud Md

MK membacakan putusan sengketa pilpres di gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2024). Ketua MK Suhartoyo membacakan langsung amar putusan permohonan Ganjar-Mahfud.

Ganjar-Mahfud serius mendengarkan putusan MK. MK pun menyatakan gugatan sengketa pilpres yang diajukan Ganjar-Mahfud ditolak seluruhnya.

Sebelumnya diberitakan, MK menyatakan menolak permohonan Ganjar-Mahfud setelah membacakan pertimbangan terhadap dalil-dalil permohonan.

Baca juga Aksi Unjuk Rasa Pendukung 01 Dan 02 Ricuh Saling Lempar Di Patung Kuda

“Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” ujar Ketua MK Suhartoyo dalam persidangan di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2024).

MK awalnya menyatakan berwenang mengadili permohonan yang diajukan oleh Ganjar-Mahfud. Hakim MK tidak membacakan detail poin-poin dalam pertimbangan terhadap putusan ini.

MK mengatakan pertimbangan dalam putusan ini berkaitan dengan pertimbangan dalam putusan terhadap gugatan dari Anies-Muhaimin. MK menyatakan pertimbangan dalam putusan Ganjar-Mahfud bakal banyak sama karena masih terkait dalam satu peristiwa yakni Pilpres 2024.



MK Tolak Gugatan Permohonan Sengketa Pilpres 01 dan 03

Penolakan sengketa Pilpres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar

Salah satu yang dipertimbangkan MK ialah dalil Anies-Cak Imin yang meminta Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka didiskualifikasi. Menurut MK, dalil yang disampaikan Anies-Cak Imin tersebut tidak beralasan menurut hukum.

MK juga menyatakan KPU selaku termohon telah melakukan langkah-langkah sesuai aturan dalam menindaklanjuti putusan MK yang mengubah syarat pendaftaran capres-cawapres. MK juga menyatakan dalil yang menganggap ada nepotisme hingga cawe-cawe dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait munculnya putusan MK yang mengubah syarat usia capres-cawapres tidak beralasan menurut hukum.

Baca juga Kalahkan Yordania Indonesia Olos 8 Besar Piala Asia U-23

MK juga mengatakan tidak ada pihak yang menyatakan keberatan setelah ada Prabowo-Gibran ditetapkan sebagai capres-cawapres. MK juga menyatakan tidak ada bukti bentuk cawe-cawe Jokowi yang disampaikan Anies-Cak Imin dalam permohonannya dengan raihan suara Prabowo-Gibran.


(Redaksi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *