Laporan Terbaru Kasus Jurnalis Tribrata TV yang Wafat Setelah Buat Artikel Perjudian

Jakarta, MRN – Jurnalis Tribrata TV (Rico Sempurna Pasaribu) meninggal bersama istri, anak, dan cucunya saat rumahnya di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dilalap api pada 27 Juni 2024 dini hari.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Rico meninggal setelah menulis artikel tentang perjudian di daerahnya.

Ada dugaan bahwa rumah Rico sengaja dibakar setelah seorang saksi melihat lima orang tak dikenal di sekitar rumah korban sekitar setengah jam sebelum kejadian.

Baca Juga: Jumlah 23 Korban meninggal dan indentitas Longsor Tambang Emas di Gorontalo



Tim Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara melakukan penelusuran terkait kasus ini.

Menurut penelusuran KKJ, seorang aparat telah menghubungi atasan Rico setelah artikel perjudian itu dipublikasikan dan meminta Rico untuk menghapusnya.

Namun, permintaan tersebut tidak dikabulkan. Dalam laporannya, Rico juga menyebutkan adanya keterlibatan seorang prajurit TNI berpangkat kopral satu dengan seseorang berinisial HB dalam aktivitas perjudian tersebut.

Rico juga dikabarkan menerima pesan dari seorang teman berinisial AS. Dalam pesannya, AS memperingatkan Rico agar tidak pulang ke rumah karena sedang dicari oleh seseorang.

Baca Juga: Ditemukan Jasad Bayi Membusuk di Dalam Tas Dekat Sungai Desa Jimbe, Blitar




Mayor Jenderal Nugraha Gumilar dari Pusat Penerangan TNI menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi terkait dugaan keterlibatan anggota TNI dalam insiden tersebut.

Kepolisian Daerah Sumatera Utara telah menetapkan dua orang sebagai tersangka pembakaran rumah Rico.

Komisaris Jenderal Agung Setya Imam, Kapolda Sumatera Utara, mengungkapkan bahwa aktivitas kedua tersangka, R dan Y, terekam oleh kamera CCTV di sekitar rumah Rico.

Meskipun demikian, polisi masih belum dapat mengungkap motif dan pelaku intelektual di balik kejahatan ini.

Tribrata TV
Sumber: KOMPAS.com/HENDRI SETIAWAN

 

Rekaman CCTV

Dalam proses penyelidikan di Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam mengungkapkan bahwa aksi kedua tersangka terekam oleh kamera CCTV.

Keempat korban tewas dalam insiden tersebut, yaitu Sempurna Pasaribu (47) bersama istrinya, Elfrida br Ginting (48), putranya Sudi Investigasi Pasaribu (12), dan cucunya Loin Situngkir (3).

Baca Juga: Luhut Rencakan Pembelian BBM Subsidi Dibatasi Mulai 17 Agustus



Adik kandung korban berharap agar kasus tersebut segera terungkap dan motif pelaku diketahui.

“Kami atas nama keluarga korban meminta maaf jika ada kesalahan yang dilakukan oleh korban, dan kami berharap pihak Kepolisian segera mengungkap penyebab kebakaran agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” ujar Liber Pasaribu.

 

Respon TNI

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah memberikan tanggapan terhadap tuduhan keterlibatan TNI dalam kasus pembakaran rumah dan kematian jurnalis Tribrata TV beserta keluarganya di Karo, Sumatera Utara.

Agus menyatakan bahwa tidak ada keterlibatan prajurit TNI dalam insiden tersebut. Dia mengatakan, “Tidak ada keterlibatan prajurit dalam hal ini.” Ketika ditanya tentang kemajuan kasus,

Baca Juga: Tanggapan Lucu Deddy Corbuzier Dengar Namanya Di Usung Maju Pilgub Oleh PSI

Agus menyebutkan bahwa penyelidikan saat ini sedang dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Dia mengatakan, “Saya yakin bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia telah menangani masalah rumah terbakar jurnalis. Itu sedang ditangani oleh polisi.”

Jurnalis Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu dilaporkan telah berkomunikasi dengan seorang kopral bernama HB pada hari Rabu, 26 Juni 2024, sebelum kebakaran terjadi.




Baca Juga: Viral Penampakan Orang Utan Besar Masuk Pemukiman Warga

Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) menerima informasi bahwa mereka membahas berita terkait aktivitas perjudian yang diduga melibatkan Kopral HB.

HB juga diduga meminta korban untuk segera menghapus kiriman media sosial, seperti yang disebutkan oleh Koordinator KKJ Sumatera Utara, Array A. Argus, seperti yang dilaporkan dalam artikel terbaru oleh Majalah Tempo.

Tribrata TV
Pertemuan Panglima TNI Agus Subiyanto dengan media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juli 2024. TEMPO/Savero Aristia Wienanto

 

Hasil Forensik

Dr. Ismurizal SpF, dokter forensik di RS Bhayangkara TK II Medan, mengungkapkan rincian tentang kasus rumah seorang jurnalis yang terbakar di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada hari Kamis (27/6/2024).

Menurut Ismurizal, korban, yang merupakan seorang jurnalis dari TribataTV, Rico Sempurna Pasaribu, bersama dengan tiga anggota keluarga, meninggal secara tragis dalam kebakaran tersebut.



Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan Di Ruas Tol Cipularang

Kesimpulan ini didapat dari temuan gejala di sistem pernapasan dan pencernaan korban, menunjukkan bahwa mereka masih hidup ketika menghirup bahan bakar.

Ismurizal juga menyebutkan bahwa jenazah keempat korban diterima dalam kondisi luka bakar tingkat keenam yang parah.

(Reza)


Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *