Ketua Umum PWI : Wartawan Harus Berhenti Jika Ingin Jadi Caleg !

Jakarta MRN – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari, mengingatkan pengurus dan anggota PWI yang berkeinginan menjadi calon legislatif (caleg) dalam Pemilu 2024 untuk mengundurkan diri dari organisasi kewartawanan tersebut. Aturan ini dijelaskan sebagai upaya untuk menjaga prinsip-prinsip kemerdekaan pers yang profesional dan bermartabat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Atal S Depari menyampaikan pesan tersebut dalam pelantikan pengurus PWI Kota Lhokseumawe di Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Ia menjelaskan bahwa dengan mengundurkan diri dari PWI, wartawan yang tergabung dapat tetap menjadi caleg atau tim sukses, namun hal tersebut harus sesuai dengan AD/PRT PWI.

Menurut Atal, langkah ini penting untuk menjaga netralitas wartawan yang terlibat dalam proses politik. Tanpa mengundurkan diri, ada kemungkinan netralitas mereka akan terpengaruh. Oleh karena itu, PWI dan Dewan Pers mengimbau wartawan untuk melepas profesinya sebagai wartawan atau nonaktif.

Atal juga mengingatkan wartawan yang bernaung di PWI Kota Lhokseumawe untuk mengawal pembangunan Kota Lhokseumawe sesuai dengan fungsi dan tugas wartawan. Ia menekankan pentingnya memahami kemerdekaan pers dengan baik, sehingga berita yang dihasilkan tidak hanya berkisar pada kasus semata, tetapi juga menjaga kemitraan yang penting.

Selain itu, Atal menegaskan bahwa setiap wartawan harus terus menghasilkan produk jurnalistik secara rutin agar dikenal, diakui, dan dipercaya sebagai wartawan. Ia mengajak wartawan untuk mengawal Lhokseumawe dengan menggunakan pena mereka. Atal juga menyatakan bahwa menjaga netralitas adalah hal yang penting, contohnya dengan tidak menyimpan nomor handphone tokoh-tokoh nasional sebagai bentuk menjaga netralitas.

Dengan aturan ini, diharapkan kemerdekaan pers tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang netral, adil, dan berkualitas. Para wartawan diharapkan dapat memahami dan melaksanakan aturan ini dalam menjalankan tugas jurnalistik mereka.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *