Jelang Idul Fitri 1444 H, Polisi Tinjau Ketersediaan Migor di Kabupaten Ciamis

Ciamis, MRN – Kapolres Ciamis Polda Jawa Barat AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, SH., S.I.K., M.T., melakukan pengecekan secara langsung ketersediaan minyak goreng di wilayah Kabupaten Ciamis. Pengecekan ini dilakukan di salah satu Distributor Minyak Curah di Kabupaten Ciamis yakni CV. Tohaga Padasuka Jalan Ampera 2 No.16 Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (12/04/2023).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Baca juga :

Posko Nasional Sektor ESDM Hari Raya Idul Fitri 1444H Resmi Dibuka

Menghadapi Bulan Suci Ramadhan Bunda Milineal Menggelar Acara Ngabuburit

 

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Ciamis Polda Jabar turut didampingi oleh Wakapolres Ciamis Polda Jabar Kompol Apri Rahman, SE., dan melibatkan instansi terkait lainnya. Seperti Pemerintah Kabupaten Ciamis, dan Kodim 0613/Ciamis.

Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, SH., S.I.K., M.T., mengatakan, pengecekan ini dilaksanakan dalam rangka antisipasi kelangkaan stok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah. Sehingga tidak terjadi inflasi akibat salah satu komiditi bahan pokok yang langka di Pasaran.

y

“Untuk saat ini situasi ketersediaan Minyak Goreng Curah di wilayah Kabupaten Ciamis dalam rangka menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H dalam keadaan aman atau surflus. Sedangkan untuk harga jual dari CV Tohaga Padasuka sebesar Rp.13 ribu per Kilogram,” kata AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengingatkan, pihaknya akan menindak secara tegas terhadap oknum/pelaku penimbunan yang mengakibatkan melambung tingginya harga bahan pokok di pasaran. Karena itu sudah menjadi konsen Polri bersama TNI dalam mencegah tingginya harga kebutuhan bahan pokok di Pasaran.

Baca juga :

Artis Cantik Ditunjuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Menjadi Kapolres NT

Ramadhan Penuh Berkah, Babinsa Koramil Panggungrejo Ajak Warga Buka Puasa Bersama

 

“Tentu saja kaitan dengan keamanan, salah satu pemicu terjadinya harga melambung kalau umpama ada dugaan penimbunan. Itu menjadi konsen kami. Kalau memang ada data-data tersebut pasti kami tindak secara tegas,” ujarnya.

(Christin)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *