INTI DKI dan GN ReSouNd Denmark Gelar Talkshow Tehknologi Baru

Jakarta, Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) DKI Jakarta bersama Soundlife dan GN ReSound Denmark menggelar Talkshow bertajuk “Bagaimana Teknologi Alat Bantu Dengar Terbaru Dapat Membantu Meningkatkan Kualitas Hidup Anda”. di Sekretariat Perhimpunan INTI, MGK Kemayoran – Office Tower B, Jalan Angkasa kav.B6, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/23).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Talkshow menghadirkan pembicara dua ahli teknologi pendengaran dari Taiwan yaitu Wesley Hsu dan Ivy Cheng. Memaparkan berbagai data tentang masalah kesehatan pendengaran dan solusinya, juga memperkenalkan alat bantu dengar GN ReSound dari Denmark.

Hadir bersama puluhan peserta talkshow Ketua Umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto, Pendiri Perhimpunan INTI Nancy Wijaya, Ketua Perhimpunan DKI Jakarta Wayan Suparmin dan Ketua PINTI (Perempuan Indonesia Tionghoa) dr Metta Agustina.

Sementara itu, CEO Soundlife Ie Ming Chen mengatakan perusahaannya, yang sudah bergerak dalam bidang kesehatan pendengaran selama 9 tahun. Alat bantu dengar adalah perangkat elektronik yang dirancang untuk membantu anda mendengar lebih jelas dalam aktivitas sehari-hari.

Alat bantu dengar tersedia dalam berbagai jenis ukuran dan warna. Berkat kemajuan teknologi digital dan miniaturusasi komponen internal alat bantu dengar ini dianggap sebagai perangkat yang ramping padat dan inovatif, bebernya.




Kalau kita lihat dalam kehidupan kita sehari hari adalah orang lebih mementingkan pendengaran karena kita mahluk sosial dan kita butuh komunikasi . Komunikasi seperti sekarang kita butuh mendengar dan untuk didengar . Dalam hidup sehari-hari untuk kita bisa komunikasi 70% waktu kita lakukan komunikasi dengan mulut 3% dengan mata, tutur Ie Ming Chen.

Pembicaraan talk show tadi, kalau kita punya gangguan pendengaran tidak diatasi itu menimbulkan resiko kepikunan. Menggunakan alat bantu dengar kita akan memperlambat kepikunan antara 2-5 tahun, itu sangat berharga sekali. Kalau saya pikun tidak bisa makan, tidak bisa mandi dan jalan pulang lupa, terangnya.

Kita juga pengin disini membantu orang orang yang punya gangguan pendengaran jangan putus asa carilah solusi carilah alat bantu dengar untuk kembalikan masa depan yang lebih baik, papar Ie.

“Selama ini, kami telah menyediakan alat bantu dengar Siemens Signia merk Jerman, pelindung pendengaran Alpine dari Belanda dan berbagai produk pendengaran berkualitas tinggi lainnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, tidak sedikit orang berpikir gangguan pendengaran hanya mempengaruhi lanjut usia, padahal sebenarnya anak bayi pun bisa terkena gangguan pendengaran.

“Karena itu, pasien kami bervariasi mulai dari bayi baru lahir yang kami tes OAE, BERA di RS PIK, hingga 90 tahun ke atas. Berkat kemajuan teknologi pendengaran yang terbaru, sekitar 90 pesern anak yang lahir dengan gangguan pendengaran dapat mengikuti pendidikan di sekolah umum jika mereka mendapatkan penanganan sebelum usia 2 tahun,” terang Ie Ming Chen.

Kami tidak hanya menyediakan solusi perawatan pendengaran berkualitas menggunakan teknologi pendengaran terbaru, kami juga melayani dengan keunggulan profesional, semangat dan integritas, tutup Ie Ming Chen.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *