Berkumpul di Tapos, Senior GMKI: Ketahanan Pangan Penting Wujudkan Pemilu Demokratis 2024

Jakarta, MRN – Pengurus Nasional Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PNPS GMKI) berpandangan ketahanan pangan sangat penting untuk terwujudnya pemilihan umum yang demokratis tahun depan. Karena itulah, PNPS GMKI ingin merumuskan strategi ketahanan pangan agar pemilu berjalan baik dan tujuan dari pemilu yakni tercapainya masyarakat sejahtera dapat terlaksana.

Simpulan itu terungkap dalam Gelar Wicara bertopik ‘Politik Ketahanan Pangan Menuju Pemilu Demokratis 2024’ yang digelar dalam rangkaian ibadah Paskah Nasional Senior GMKI, Sabtu-Minggu, 29-30 April 2023 di Kinasih Resort, Tapos, Depok.

“Apa hubungannya ketahanan pangan dan demokrasi? PNPS GMKI sengaja mengangkat tema ketahanan pangan dalam perspektif ketahanan nasional. Dengan membahas ketahanan pangan, kita berharap stabilitas sosial ekonomi bisa terjaga saat masuk tahun politik jelang Pemilu 2024,” kata Ketua Umum PNPS GMKI Febry Calvin Tetelepta.

Pria asal Maluku ini menekankan, PNPS terus membangun diskursus lebih baik sebagai warga negara. Posisi PNPS membangun relasi antar senior dan mengisinya dengan berbagi pengalaman terutama dari senior-senior yang menjadi narasumber. “Ketahanan pangan adalah bagian dari politik kebangsaan. Menuju Pemilu 2024, pangan kita harus aman dan survive. Jika pangan terganggu, maka masalah bangsa kita bisa terganggu,” kata Febry yang juga menjabat Deputi I Kepala Staf Kepresidenan itu.




Pembicara kunci diskusi ini, Direktur Politik Badan Intelijen dan Keamanan Mabes Polri Brigjen Polisi Yuda Gustawan mengungkapkan kondisi situasi keamanan nasional pada Pemilu 2024. Menurut Yuda, berbeda dibanding sebelumnya, pemilihan umum kali ini dilaksanakan serentak dalam tahun yang sama, baik Pemilu Legislatif, Pemilihan Presiden dan Pilkada. “Untuk keamanan Pilkada misalnya, dulu antar daerah bisa saling back-up karena tanggal pelaksanaannya tidak sama. Kali ini tidak bisa, karena semua dilaksanakan serentak, padahal kondisi personil jumlahnya sama,” terangnya.

Perwira tinggi bintang satu ini pun menguraikan beberapa tantangan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Antara lain adanya residu Pemilu 2019, luasnya kondisi geografis Indonesia terutama kawasan daerah-daerah terpencil, irisan tahapan Pemilu dan Pilkada, kompleksitas pengelolaan logistik, perbedaan akhir masa jabatan gubernur, bupati dan wali kota 2022, 2023, dan 2024, terbentuknya Daerah Otonomi Baru 4 provinsi di Papua, serta transisi pandemi ke endemi Covid-19.

i

Baca juga :

Hari Puisi Nasional 2023, Serial Antologi Seni Video “Aku, Chairil!”

Polda Aceh Menggelar Kegiatan Untuk Analisa dan Evaluasi (Anev)

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Berkumpul di Tapos, Senior GMKI: Ketahanan Pangan Penting Wujudkan Pemilu Demokratis 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *