Animasi Upin & Ipin Akan Rilis Game Tahun 2025 Mendatang

Jakarta mediarilisnusantara.com – Setelah 19 tahun membangun popularitas serial animasi Upin & Ipin, Les’ Copaque Productions Sdn Bhd akan merilis game konsol Upin & Ipin pada bulan September ini.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Burhanuddin Md Radzi, Managing Director Les’ Copaque Productions Sdn Bhd, mengatakan bahwa game berbayar ini telah dikembangkan sejak tahun lalu dan akan diluncurkan melalui beberapa konsol game yang akan diumumkan nanti.

Baca juga: Wujudkan Era Baru Industri Akuakultur, eFishery Bantu Pembudidaya Melalui Inovasi AI ‘Mas Ahya’



Dalam video yang diunggah oleh Hj Burhan Radzi, pemilik Les’ Copaque Productions, terlihat game tersebut sedang dalam tahap uji coba.

Dana yang dibutuhkan untuk membuat game ini mencapai 3 Juta USD atau sekitar Rp48 Miliar. Les’ Copaque Productions telah menginvestasikan RM15 juta dalam produksi game ini, yang dikembangkan oleh perusahaan internasional berbasis di Malaysia.

Baca juga: PPDB DKI Jakarta Resmi Dibuka Hari Ini, Mari Mendaftar

Selain Malaysia, target penonton utama Hj Burhan Radzi adalah di Indonesia yang memiliki fanbase besar untuk serial animasi ini. Ini merupakan kesuksesan lain bagi perusahaan beliau melalui Upin & Ipin.

Beliau juga senang bahwa serial animasi ini masih populer di Indonesia dan durasi penayangannya telah diperpanjang menjadi sembilan jam sehari.

Les’ Copaque Productions telah meraih berbagai penghargaan melalui serial Upin & Ipin yang diproduksi sejak tahun 2007.

Baca juga: Ahmad Dhani Berhenti dari Jadi Vokalis Triad, Adakan Audisi Cari Pengganti



Setiap tahun, ada 42 serial animasi Upin & Ipin baru yang ditayangkan di Indonesia, dan perusahaan kami mendapatkan keuntungan dari iklan yang ditayangkan selama penayangan tersebut.

Beliau yakin bahwa pembangunan ‘Upin & Ipin Theme Park’ di Alor Gajah, Melaka akan menarik banyak wisatawan jika terealisasi.




Upin & Ipin

Fakta Unik Upin-ipin

Dilaporkan di P2k.stekom.ac.id, kartun Upin & Ipin memiliki dampak di wilayah Nusantara, terutama di Malaysia dan Indonesia dengan penayangan di TV9, RTM2, dan MNCTV.

Musim pertamanya diperkenalkan kepada publik saat bulan Ramadan 2007 dan mendapat sambutan hangat dari penonton, bahkan meraih penghargaan sebagai “Animasi Terbaik” di Festival Film Internasional Kuala Lumpur pada tahun yang sama.

Baca juga: Anita Anggota DPR Marah Saat Rapat dengan Nadiem, Minta KPK Periksa Anggaran

Ketika musim keduanya ditayangkan pada bulan Ramadan 2008, sekitar 1.5 juta penonton menyaksikan kartun animasi ini di TV9 dan MNCTV, menjadikannya seri kartun kedua dengan jumlah penonton terbanyak di Malaysia setelah Doraemon (1.6 juta orang), namun di atas SpongeBob SquarePants (800.000 orang).

Kesuksesan kartun Upin & Ipin juga diyakini menjadi faktor keberhasilan film animasi CGI pertama Malaysia, Geng: Pengembaraan Bermula (2009) yang diproduksi oleh Les’ Copaque dan menampilkan karakter Upin dan Ipin.



Baca juga: War Tiket! BMTH Konser Bareng BABYMETAL di Jakarta, Tiket Dijual Hari Ini

Film ini berhasil meraih pendapatan kotor sebesar RM 6.31 juta selama tujuh minggu di bioskop, menjadikannya film paling luar biasa dalam sejarah perfilman Malaysia.

Saat musim ketiga ditayangkan pada libur sekolah akhir tahun 2009, TV9 melaporkan bahwa kartun Upin & Ipin mencatat 1.6 juta penonton, menjadikannya program kedua dengan jumlah penonton terbanyak di saluran tersebut, mengalahkan film Geng yang tayang perdana di televisi dengan 2.45 juta penonton dan TV Rating (TVR) 12.8.

Indonesia menjadi pasar utama untuk seri kartun Upin & Ipin. Pada tahun 2009, MNCTV melaporkan TVR sebesar 10.5 persen. Hingga saat ini, kartun ini masih ditayangkan dan tetap menjadi favorit anak-anak di Indonesia.



(Reza)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *